Perempuan itu terbangun dengan linglung. Detik pertama, perempuan itu merasakan otaknya begitu penuh dengan memori-memori aneh seperti ada sebuah film yang diputar dengan cepat di dalam pikirannya. Lima detik kemudian, perempuan itu merasakan sensasi yang begitu aneh. Ia seperti telah terjebak diantara dua kesadaran, dimana ia saat ini dipaksa untuk segera memutuskan hendak hidup di kesadaran mana. Perempuan itu tetap memejamkan matanya, memutuskan untuk melanjutkan untuk hidup di alam mimpi, karena sesuatu yang telah terjadi dalam tidurnya itu masih sedang berlangsung, ia ingin tahu kelanjutan dan akhir cerita dari mimpi tersebut. Tapi semakin bersikerasnya perempuan itu ingin kembali tidur, semakin kuat pula arus kesadaran yang masuk, memaksa perempuan itu untuk menyadari dunia nyata. Perempuan itu berusaha menelaah memori-memori yang baru saja ia impikan. Perempuan itu bersikeras untuk menahan ingatan itu, tapi karena begitu banyak adegan yang sedang berlangsung di dalam otaknya diputar begitu cepatnya, perempuan itu tak berhasil menangkap memori itu.
Dua puluh detik berlalu. Seiring dengan terserapnya kesadaran memenuhi tubuhnya untuk
Read the rest of this entry >>